Abstract
Shigellosis merupakan infeksi saluran pencernaan yang dapat disebabkan oleh bakteri S dysenteriae. Ginseng jawa (T. paniculatum (Jacq.) Gaertner) adalah salah satu tumbuhan yang diketahui berpotensi antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan golongan senyawa yang terdapat pada ekstrak etanol 76% daun ginseng jawa serta melihat aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% daun ginseng jawa terhadap S. dysenteriae berdasarkan nilai diameter zona hambatnya. Pengujian antibakteri dengan metode difusi cakram dengan enam variasi konsentrasi ekstrak diantaranya 5%, 10%, 20%, 40%, 60% serta 80% untuk kontrol positif dan negatif yang digunakan adalah Azithromycin 15µg/disk dan Na-CMC 0,5%. Identifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder dilakukan terhadap senyawa alkaloid, fenol, flavonoid, kuinon, saponin, steroid/triterpenoid serta tanin. Hasil uji skrining ekstrak etanol 70% daun ginseng jawa terdapat senyawa flavonoid, fenol, saponin, steroid serta tanin. Pengujian antibakteri pada konsentrasi terkecil yaitu 5% zona hambat termasuk lemah dengan rata-rata diameter penghambatan sebesar 4,01 mm dan pada konsentrasi terbesar yaitu 10% zona hambat termasuk kuat dengan rata-rata diameter zona hambat 11,26 mm.
Cite
CITATION STYLE
Oktaviani, R., Fitriyanti, F., & Sari, P. K. (2024). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70% Daun Ginseng Jawa (Talinum paniculatum (Jacq.) Gaertn) Terhadap Bakteri Shigella dysenteriae. Borneo Journal of Pharmascientech, 8(1), 25–33. https://doi.org/10.51817/bjp.v8i1.502
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.