Abstract
Indonesia adalah negara dengan masyarakat multikultural dan plural. Hal ini merupakan keuntungan bagi Indonesia, namun di sisi lain, hal tersebut juga menyimpan potensi konflik. Sebagai bukti, konflik dan kekerasan bernuansa SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) seringkali terjadi di Indonesia, sedangkan konflik agama adalah yang paling dominan diantara mereka. Menanggapi tantangan-tersebut, SMA Perguruan Islam Republik Indonesia (PIRI) 1 Yogyakarta, salah satu sekolah yang berdiri di bawah organisasi Ahmadiyah, telah mencoba untuk merekonstruksi pendidikan Islamnya. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini difokuskan untuk membahas tentang best practices yang dilakukan oleh SMA PIRI 1 Yogyakarta untuk mengembangkan Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam rangka memperkuat visi moderasi Islam Indonesia kepada siswanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI di SMA PIRI 1 Yogyakarta telah dikembangkan dengan pendekatan multikultural mencakup pengembangan kurikulum yang terdiri dari tujuan, materi pelajaran, kegiatan pembelajaran, dan evaluasi; pengembangan media dan sumber belajar, serta diperkuat dengan menciptakan budaya religius-multikulturalis di sekolah.
Cite
CITATION STYLE
Ratnawati, S. R. (2020). Multicultural-Based Islamic Religious Education in Ahmadiyya’s School: A Strategy to Strengthen The Moderation Vision of Indonesian Islam in School. Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 18(1), 117–137. https://doi.org/10.21154/cendekia.v1i1.1787
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.