DESA CANDIKUNING SEBAGAI DAYA TARIK WISATA TERHADAP KESUCIAN PURA ULUN DANU BERATAN

  • Mahardika G
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pura sebagai tempat bagi masyarakat Hindu Bali sangat disucikan, sebagai tempat suci makaPura harus dijaga kesuciannya. Menjaga kesucian Pura Parisada Hindu Dharma IndonesiaPusat mengeluarkan Bhisama Kesucian Pura yang ditetapkan dengan Keputusan ParisadaHindu Dharma Indonesia Pusat Nomor 11/Kep/I/PHDIP/1994. Desa CandikuningKecamatan Baturiti sebagai daya tarik wisata yang mengandalkan keindahan alam dan PuraUlun Danu Beratan. Pengelolaan Pura Ulun Danu Beratan sebagai objek wisata di DesaCandikuning berpengaruh terhadap kesucian pura. Penelitian ini menggunakan rancanganpenelitian kualitatif interpretatif dengan lokasi penelitian di Desa Candikuning KecamatanBaturiti Kabupaten Tabanan. Hasil penelitian yang dilakukan sebagai berikut : Desacandikuning sebagai daya tarik wisata mengandalkan keindahan alam dan Pura Ulun DanuBeratan dikelola sebagai objek wisata budaya, keberadaan Pura Ulun Danu Beratan sebagaiobjek wisata budaya tidak lepas dari status pura sebagai Kahyangan Jagat, sebagai puraKahyangan Jagat apeneleng merupakan radius kesucian Pura Ulun Danu Beratan, akibatreinterpretasi terhadap kesucian pura Ulun Danu Beratan bahwasannya area suci pura dapatdiperjual belikan dan sebagai daya tarik wisata kesucian Pura Ulun danu beratan dapatdipulihkan dengan melaksanakan upacara Danu Kertih.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mahardika, G. (2022). DESA CANDIKUNING SEBAGAI DAYA TARIK WISATA TERHADAP KESUCIAN PURA ULUN DANU BERATAN. Widya Sandhi: Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 13(1), 1–18. https://doi.org/10.53977/ws.v13i1.494

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free