Konsumerisme Dalam Tren Brand Fesyen Muslimah Di Jakarta

  • Qotrunnada Q
  • Maulana M
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat budaya konsumerisme yang terjadi di tengah-tengah fashion muslimah yang kini telah menjadi sebuah tren. Dunia fashion khususnya fashion muslimah sudah semakin berkembang. Para agen industri pakaian seperti para desainer dan selebriti atau influencer pun berlomba-lomba mewujudkan pakaian muslimah yang dapat menarik minat para konsumen, sehingga saat ini dapat kita lihat brand-brand fashion muslimah yang bertebaran. Kazami merupakan salah satu brand milik seorang influencer bernama Kayla Nadira yang berhasil menjadi sebuah brand fashion muslimah dengan peminat yang cukup tinggi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengambilan data yaitu wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Serta teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konsumerisme Jean Baudrillard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pola perilaku konsumtif dalam fenomena fashion muslimah yang saat ini telah menjadi sebuah tren. Hal ini dapat dilihat dari para konsumen yang melakukan pembelian bukan karena fungsi utama dari pakaian muslimah itu sendiri, melainkan karena tertarik dengan nilai visual atau nilai tampilan yang diberikan oleh produk yang ditawarkan melalui pasar online tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Qotrunnada, Q., & Maulana, Moh. F. (2022). Konsumerisme Dalam Tren Brand Fesyen Muslimah Di Jakarta. Muqoddima Jurnal Pemikiran Dan Riset Sosiologi, 3(2), 93–104. https://doi.org/10.47776/10.47776/mjprs.003.02.03

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free