Kinetic Family Drawing: Persepsi Anak Fatherless di Panti Asuhan Terhadap Sosok Ayah

  • Hayatunnufus A
  • Ratri D
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi anak fatherless yang tinggal di panti asuhan terhadap sosok ayah dalam keluarga. Hilangnya sosok ayah bagi anak, menyebabkan banyak permasalahan dan dampak buruk terhadap tumbuh kembang anak. Panti asuhan sejatinya memberikan wadah sebagai keluarga baru dan pengasuh sebagai ganti peran orang tua yang hilang dalam hidup anak. Namun, perancangan sistem pola asuh anak harus sejalan dengan kebutuhan anak, yaitu melalui ungkapan persepsi mereka terhadap sosok ayahnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, melalui proses komunikasi visual anak berupa gambar bertema “keluarga”. Pesertanya adalah anak usia dini  dengan rentang 6-8 tahun, latar belakang fatherless yang tinggal di suatu panti asuhan. Gambar anak tersebut kemudian dianalisis menggunakan teori Kinetic Family Drawing (KFD) oleh Kaufman (1970) yang dikembangkan lagi oleh Zlateva (2019). Hasil dari penelitian ini, ditemukan bahwa anak masih menganngap sosok ayah ada di luar sana, dan bukan pengasuh di panti asuhan. Ayah dianggap sebagai seseorang di dalam anggota keluarga yang cukup jauh jaraknya dengan anak-anak, ayah merupakan orang tua yang tidak dominan dalam keluarganya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hayatunnufus, A., & Ratri, D. (2024). Kinetic Family Drawing: Persepsi Anak Fatherless di Panti Asuhan Terhadap Sosok Ayah. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 1160–1174. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i1.657

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free