Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Involusio Uterus Pada Ibu Post Partum Di Puskesmas Totoli Majene

  • Immawanti I
N/ACitations
Citations of this article
100Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penurunan AKI merupakan salah satu prioritas kebijakan pembangunan kesehatan. Fokus pelayanan di tingkat masyarakat adalah dengan upaya pencegahan termasuk pelayanan keluarga berencana, pelayanan persalinan yang aman serta upaya pencegahan terjadinya perdarahan post partum. Kasus kematian ibu nifas salah satunya akibat akibat perdarahan yang disebabkan oleh involusi uterus yang abnormal/subinvolusi uterus. Subinvolusi uterus menyebabkan kontraksi uterus menurun sehingga perdarahan terjadi terus menerus. Upaya untuk mencegah terjadinya perdarahan post partum adalah dengan memperbaiki kontraksi uterus melalui pemijatan oksitosin maupun pemberian oksitosin.   Pijat oksitosin adalah pemijatan di sepanjang tulang belakang sampai costa kelima –keenam dan merupakan suatu tindakan mempercepat kerja saraf parasimpatis untuk menyampaikan perintah ke otak bagian belakang agar oksitosin keluar. Sampel terdiri dari 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menilai penurunan involusio kemudian diberikan tindakan pijat oksitosin selanjutnya diadakan penilaian kembali penurunan involusio. Data hasil penelitian dianalisa dengan uji Wilcoxon signed Rank Test, didapatkan nilai p=0,000

Cite

CITATION STYLE

APA

Immawanti, I. (2019). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Involusio Uterus Pada Ibu Post Partum Di Puskesmas Totoli Majene. Journal of Health Education and Literacy, 1(2), 113–119. https://doi.org/10.31605/j-healt.v1i2.274

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free