PRO KONTRA SUNAT PEREMPUAN DI INDONESIA : SEBUAH ANALISIS WACANA

  • Kusuma Dewi P
  • Megaputri P
  • Sujana I
N/ACitations
Citations of this article
90Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sunat kaum perempuan di Indonesia dilakukan umumnya didasari oleh adanya tradisi masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun. Literature review ini dilakukan dengan mengumpulkan beberapa artikel ilmiah terkait sunat perempuan.  Literature ini bertujaun untuk menambah wawasan dan kajian terkait pro dan kontra sunat perempuan di Indonesia. Sunat perempuan sendiri di Indonesia diatur dalam Permenkes nomor 1636/Menkes/Per/XI/2010 yang awalnya bertujuan untuk menjamin keamanan dan perlindungan sistem reproduksi perempuan karena faktanya di Indonesia masih banyak praktek sunat perempuan dilakukan oleh dukun bayi dan secara rahasia. Namun hal ini justru mengindikasikan untuk melegalkan tindakan sirkumsisi pada perempuan yang jelas-jelas belum ada evaluasi yang menunjukkan bahwa sirkumsisi itu bermnafaat bagi kesehatan reproduksi perempuan. Berbagai reaksi muncul di masyarakat sehingga Permenkes tentang sunat perempuan ini dicabut pada tahun 2013. Jadi sunat perempuan itu merupakan sebuah tradisi yang bergeser kearah tindakan medikalisasi yang bermanfaat bagi kaum laki-laki namun merugikan bagi kaum perenpuan. Secara medis khitan perempuan belum menunjukkan tingkat validitas kebaikan  yang dapat dipertanggungjawabkan. Tradisi khitan perempuan berkemungkinan besar didasarkan atas mitos-mitos yang berkembang di masyarakat, yang menganggap perempuan sebagai makhluk subordinasi dari laki-laki.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kusuma Dewi, P. D. P., Megaputri, P. S., & Sujana, I. W. (2021). PRO KONTRA SUNAT PEREMPUAN DI INDONESIA : SEBUAH ANALISIS WACANA. VIDYA SAMHITA : Jurnal Penelitian Agama, 7(1), 76. https://doi.org/10.25078/vs.v7i1.670

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free