KERENTANAN SOSIAL EKONOMI DAN BIOFISIK DI DAS SERAYU: COLLABORATIVE MANAGEMENT

  • Ainun Jariyah N
  • Budi Pramono I
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Selama ini faktor-faktor untuk mengukur monev kinerja DAS belum dilakukan secara menyeluruh masih bersifat parsial. Untuk itu diperlukan suatu kajian yang bisa menghubungkan aspek sosial ekonomi dan biofisik dalam kinerja DAS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerentanan sosial ekonomi dan biofisik yang mendukung dalam monev kinerja DAS lintas kabupaten. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang diambil merupakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data sosek dilakukan dengan wawancara langsung menggunakan kuesioner. Data biofisik diperoleh dari hasil interpretasi peta-peta dan pengamatan langsung di lapangan. Data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kerentanan sosial ekonomi tinggi terjadi pada daerah dengan kerentanan biofisik tinggi atau sebaliknya. Oleh karena itu dalam pengelolaan DAS tidak dapat ditentukan apakah aspek sosial ekonomi atau biofisik yang diprioritaskan, tetapi harus dilihat kasus perkasus. Pengelolaan DAS akan berhasil apabila dilakukan secara “Collaborative Management”, sehingga diperlukan partisipasi aktif semua stakeholder.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ainun Jariyah, N., & Budi Pramono, I. (2013). KERENTANAN SOSIAL EKONOMI DAN BIOFISIK DI DAS SERAYU: COLLABORATIVE MANAGEMENT. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 10(3), 141–156. https://doi.org/10.20886/jpsek.2013.10.3.141-156

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free