Abstract
Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMA Negeri 1 Amandraya, pada proses pembelajaran modul tidak pernah digunakan, proses pembelajaran masih berpusat pada guru dan peserta didik kurang tertarik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui kelayakan modul pembelajaran berbasis discovery learning pada materi perubahan lingkungan kelas X SMA oleh para Ahli/Validator dan Guru bidang studi; mengetahui kepraktisan modul pembelajaran berbasis discovery learning pada materi perubahan lingkungan kelas X SMA; mengetahui keefektifan modul pembelajaran berbasis discovery learning pada materi perubahan lingkungan kelas X SMA dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE (Analyze¸ Design¸ Development¸ Impementation and Evaluate). Instrumen yang digunakan adalah angket validasi modul oleh ahli materi, bahasa dan desain; angket respon peserta didik dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian (1) kelayakan modul oleh ahli materi diperoleh 91% kriteria sangat layak, oleh guru bidang studi diperoleh 90% kriteria sangat layak, ahli bahasa diperoleh 95% kriteria sangat layak, ahli desain diperoleh 94% kriteria sangat layak. (2) kepraktisan modul berdasarkan uji coba perseorangan diperoleh 84% kriteria sangat praktis, uji kelompok kecil diperoleh 90% kriteria sangat praktis, uji coba lapangan di kelas X IPA2 diperoleh 95% kriteria sangat praktis. (3) efektifitas modul di kelas X IPA2 mencapai 89% kriteria sangat efektif.
Cite
CITATION STYLE
Giawa, R., Harefa, A. R., & Waruwu, T. (2022). Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Discovery Learning Pada Materi Perubahan Lingkungan. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(2), 411–422. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i2.59
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.