TRANSFORMASI GERAKAN TAREKAT SYAFAWIYAH DARI TEOLOGIS KE POLITIS

  • Syukur A
N/ACitations
Citations of this article
83Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gerakan tarekat Syafawi di Iran semula bertujuan untuk membentuk kesalehan pengikutnya dan memerangi ahli bid’ah. Namun pada gilirannya tarekat ini menjadi gerakan sosial yang mengkritisi penguasa yang hidup dalam kemewahan dan jauh dari kesalehan. Selain dari itu, Kondisi sosial-politik di Iran juga mendorong tarekat Syafawi yang semula merupakan gerakan keagamaan-politik menjadi gerakan politik - keagamaan. Doktrin Mahdiisme dan doktrin Imamah dalam ajaran Syi’ah Dua belas dijadikan landasan legitimasi oleh para pemimpin Tarekat Syafawi untuk mewujudkan ambisi kekuasaan dan cita-cita politik-keagamaan mereka. Hasilnya, gerakan politik-keagamaan kaum Tarekat Syafawi memiliki pengaruhnya yang cukup luas di Iran, dan puncaknya membentuk pasukan Qizilbaṣ serta mendirikan Dinasti Safawi di Iran sejak tahun 1501-1736. Setelah berdirinya Republik Islam Iran tahun 1979, Syi’ah Dua belas masih dipertahankan sebagai mazhab negara dalam sistem religio-politik yang diwadahi oleh Wilayat al-Faqih.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syukur, A. (2014). TRANSFORMASI GERAKAN TAREKAT SYAFAWIYAH DARI TEOLOGIS KE POLITIS. KALAM, 8(1), 187. https://doi.org/10.24042/klm.v8i1.189

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free