Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM kuliner tradisional Soto Banjar Uma di Kota Malang melalui penguatan kapasitas manajerial dan transformasi digitalisasi usaha. Permasalahan utama mitra meliputi belum adanya Standard Operating Procedure (SOP), rendahnya literasi keuangan, keterbatasan legalitas usaha, serta pemanfaatan media digital yang belum optimal. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan pelatihan partisipatif yang berfokus pada penyusunan SOP penyajian makanan, minuman, dan kebersihan, pelatihan pencatatan keuangan dan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP),edukasi pemasaran digital melalui pembuatan konten media sosial dan barcode menu; serta asistensi legalitas usaha melalui pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi operasional, konsistensi produk, dan kepercayaan pelanggan. Mitra berhasil menerapkan SOP, memperoleh dokumen legalitas, serta mengadopsi media digital yang berdampak pada peningkatan interaksi media sosial sebesar 35% dan penjualan harian sebesar 18%. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan manajerial yang terintegrasi dengan digitalisasi merupakan model efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM kuliner tradisional di era modern.
Cite
CITATION STYLE
Ayu Putriana Dewi, Muhammad Nashirul Haq, Agung Winarno, & Agus Hermawan. (2026). Pemberdayaan UMKM Kuliner Melalui Penguatan Kapasitas Manajerial dan Digitalisasi Usaha: Studi Kasus Soto Banjar Uma di Kota Malang. JDISTIRA, 5(2), 724–732. https://doi.org/10.58794/jdt.v5i2.1830
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.