Kode etik dan penyimpangan budaya dalam konseling: studi literatur

  • Naraswari I
  • Suarni N
  • Dharsana I
N/ACitations
Citations of this article
100Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konseling merupakan suatu helping relationship yang melibatkan interaksi dan komunikasi antara konselor dengan konseli. Konseling multikultural atau dikenal sebagai konseling lintas budaya merupakan salah satu bentuk konseling yang perlu dikuasai oleh konselor, khususnya dalam konteks penyelenggaraan layanan konseling di sekolah dengan siswa yang berasal dari beragam latar belakang kebudayaan. Pemahaman dan kompetensi konselor terkait konseling lintas budaya tentu akan berpengaruh terhadap keefektifan proses konseling yang berlangsung. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian terkait kode etik dalam praktik konseling lintas budaya dan penyimpangan budaya yang dapat terjadi dalam pelaksanaan konseling lintas budaya. Kajian ini berimplikasi terhadap peningkatan kompetensi konselor, khusunya dalam praktik konseling lintas budaya di sekolah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Naraswari, I. A. M. D., Suarni, N. K., & Dharsana, I. K. (2023). Kode etik dan penyimpangan budaya dalam konseling: studi literatur. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 570. https://doi.org/10.29210/1202322998

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free