Peningkatan Mitigasi Bencana Banjir Melalui Media Digital di Kampung Tambakrejo, Tanjung Emas, Semarang

  • Febriana K
  • Setyowati R
  • Saptiyono A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitasbkomunikasi mitigasi bencana rob pada ibu rumah tangga di Tambakrejo, Tanjung Emas, Semarang yang rentan terhadap banjir rob tahunan. Komunitas perempuan, khususnya ibu rumah tangga, kerap tidak dilibatkan dalam proses mitigasi bencana, meskipun mereka memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga saat krisis. Kegiatan ini merupakan respons terhadap tingginya risiko banjir yang dipicu oleh perubahan iklim dan naiknya permukaan air laut, serta minimnya akses informasi kebencanaan terhadap ibu ibu rumah tangga. Melalui pelatihan komunikasi mitigasi, sosialisasi dan praktik komunikasi darurat berbasis media digital dengan WhatsApp, program ini berupaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. Ibu rumah tangga dilibatkan sebagai agen utama dalam menyebarkan informasi bencana kepada keluarga dan komunitasnya. Kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi terarah, praktik langsung, dan evaluasi pre-post test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta dalam menyampaikan informasi mitigasi, mengelola emosi keluarga, serta menyusun rencana evakuasi. Program ini menunjukkan bahwa komunikasi berbasis komunitas dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana rob dan memperkuat kohesi sosial di tingkat rumah tangga.Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitasbkomunikasi mitigasi bencana rob pada ibu rumah tangga di Tambakrejo, Tanjung Emas, Semarang yang rentan terhadap banjir rob tahunan. Komunitas perempuan, khususnya ibu rumah tangga, kerap tidak dilibatkan dalam proses mitigasi bencana, meskipun mereka memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga saat krisis. Kegiatan ini merupakan respons terhadap tingginya risiko banjir yang dipicu oleh perubahan iklim dan naiknya permukaan air laut, serta minimnya akses informasi kebencanaan terhadap ibu ibu rumah tangga. Melalui pelatihan komunikasi mitigasi, sosialisasi dan praktik komunikasi darurat berbasis media digital dengan WhatsApp, program ini berupaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. Ibu rumah tangga dilibatkan sebagai agen utama dalam menyebarkan informasi bencana kepada keluarga dan komunitasnya. Kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi terarah, praktik langsung, dan evaluasi pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta dalam menyampaikan informasi mitigasi, mengelola emosi keluarga, serta menyusun rencana evakuasi. Program ini menunjukkan bahwa komunikasi berbasis komunitas dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana rob dan memperkuat kohesi sosial di tingkat rumah tangga. Kata Kunci: Komunikasi Bencana, Mitigasi, Media Digital, Ibu rumah tangga

Cite

CITATION STYLE

APA

Febriana, K. A., Setyowati, R. M., Saptiyono, A., & Aprinta, G. (2025). Peningkatan Mitigasi Bencana Banjir Melalui Media Digital di Kampung Tambakrejo, Tanjung Emas, Semarang. Jurnal DIMASTIK, 3(2), 178–185. https://doi.org/10.26623/dimastik.v3i2.12662

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free