Abstract
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHgdan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg, hipertensi sering kaliterjadi tanpa tanda dan gejala, sehingga penderita tidak menyadaribahwa telah terdiagnosa hipertensi, sehingga hipertensi dikenalsebagai Silent Killer prevalensi hipertensi yang telah terdiagnosadokter sebanyak 10,92%. Foot massage merupakan salah satuterapi komplementer yang aman dan mudah diberikan danbertujuan untuk menurunkan tekanan darah. Penulisan karya ilmiahini bertujuan untuk menerapkan foot massage dalam menurunkantekanan darah pada pasien hipertensi. Metode yang digunakanadalah penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengansampel 17 orang yang dilakukan selama 3 hari berturut – turutselama 15 menit dengan 12 langkah pada setiap kaki dengan durasi8 menit pada kaki kanan dan 7 menit pada kaki kiri. Hasil setelahpemberian foot massage terdapat penurunan tekanan darah dari haripertama sampai hari ketiga, rata-rata tekanan sistolik turun sebesar6,4 mmHg dan diastolic turun sebesar 5mmHg. Hal tersebutmenunjukkan adanya keefektifan foot massage terhadap penurunantekanan darah. Melalui penelitian ini, foot massage menjadialternatif solusi terhadap upaya penurunan tekanan darah secaranon-farmakologi. Harapannya penelitian ini dapat menjadi acuandan sumber informasi bagi penelitian selanjutnya, selain itu dalampenelitian selanjutnya diharapkan melihat aspek lain berupa tingkatkecemasan dan pola tidur pasien.
Cite
CITATION STYLE
Abdul Khamid, Arifah Rakhmawati, & Hernida Dwi Lestari. (2025). Pengaruh Pemberian Foot Massage Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Dengan Hipertensi Dalam Konteks Keluarga Di Posbindu Lansia RW 017 Kelurahan Kebalen. Jurnal Antara Abdimas Keperawatan, 11–15. https://doi.org/10.37063/jurnalantaraabdimaskeperawatan.v8i1.393
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.