Pengaruh Kesehatan Mental Kepuasan Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Komitmen Karyawan

  • Nurhamida P
  • Sitio V
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kesehatan mental, kepuasan kerja, dan budaya organisasi terhadap komitmen karyawan di PT Revass Utama Medika, perusahaan distribusi alat kesehatan non-klinis. Survei kuantitatif potong lintang dilakukan terhadap 68 karyawan yang dipilih melalui rumus Slovin dari populasi 209 orang. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tervalidasi dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 26. Hasil menunjukkan bahwa kesehatan mental (β = 0,302; p < 0,001), kepuasan kerja (β = 0,223; p = 0,002), dan budaya organisasi (β = 0,257; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen karyawan, dengan model menjelaskan 88,9% varians (adjusted R² = 0,884). Secara teoretis, studi ini mengintegrasikan teori Ryff, Locke, dan Denison ke dalam kerangka tiga dimensi komitmen Meyer dan Allen. Secara praktis, hasilnya menegaskan pentingnya strategi SDM yang terintegrasi dalam mendukung kesejahteraan psikologis, sistem kerja adil, dan nilai organisasi yang inklusif guna membangun loyalitas karyawan jangka panjang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurhamida, P., & Sitio, V. S. S. (2025). Pengaruh Kesehatan Mental Kepuasan Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Komitmen Karyawan. Lensa Ilmiah: Jurnal Manajemen Dan Sumberdaya, 4(2), 47–55. https://doi.org/10.54371/jms.v4i2.889

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free