Abstract
Kemunculan kasus kekerasan dalam pacaran beberapa dekade terakhir ini semakin membuat geram para aktifis HAM. Apalagi kasus kekerasan berkamuflase dalam balutan cinta. Beragam model kekerasan yang terjadi menjadikan suatu potret bahwa ada kondisi darurat dalam mental patriarkal masyarakat kita. Kasus kekerasan dalam pacaran yang dicatat oleh komnas perempuan melonjak dari tahun 2015 hingga 2017 memenuhi 3000 kasus lebih. Celakanya kekerasan terjadi kepada siapa saja termasuk orang-orang yang berpendidikan. Menurut catatan komnas perempuan pula hampir 700 dari 3000 kasus terjadi dikalangan mahasiswa. Berkaca dari kasus tersebut ada yang timpang atas paradigma berpacaran. Bahkan di ruang akademikpun masih terdapat praktik-praktik menyimpang tersebut. Di antaranya, imajinasi tentang pacaran, orientasi pacaran dan memaknai pacaran dengan sudut pandang patriarkal. Untuk memahami bagaimana ketimpangan itu terjadi maka peneliti menggunakan metode kualitatif, dengan wawancara mendalam dan terbuka. Wawancara dilakukan kepada 5 narasumber yang pernah menjadi korban maupun pelaku kekerasan dalam pacaran. Hasilnya paradigma tentang pacaran banyak dipengaruhi oleh media-media yang menyuguhkan cara berelasi dengan asas cinta tersebut. Bahkan terdapat narasumber yang memaksakan pacarnya agar menuruti imajinasi perempuan seperti di film yang pernah ia tonton. Kasus yang dialami oleh narasumber begitu beragam. Mulai dari kekerasan psikis, orientasi bahkan fisik. Dalam kacamata CEDAW pasal pertama menjelasan apapun bentuk kekerasan yang berbasis gender tidak dibenarkan atas nama hak asasi manusia. Oleh karenanya bentuk- bentuk kekerasan yang berlandaskan oleh cinta sudah saatnya diakhiri melalui edukasi pengenalan pacaran yang sehat. Baik, melalui institusi maupun one by one.
Cite
CITATION STYLE
Sari, D. K. (2018). KEKERASAN DALAM PACARAN PADA RUANG AKADEMIK STUDI KASUS IAIN TULUNGAGUNG. Martabat: Jurnal Perempuan Dan Anak, 2(1). https://doi.org/10.21274/martabat.2018.2.1.51-70
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.