PERGOLAKAN IDEOLOGI DALAM NOVEL TERJEMAHAN YANG MAHA KECIL KARYA ARUNDHATI ROY: KAJIAN HEGEMONI GRAMSCI

  • Vidiyanti M
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan formasi ideologi dalam novel terjemahan Yang Maha Kecil karya Arundhati Roy,serta melihat hubungannya dengan ideologi pengarang dengan menggunakan kajian teori hegemoni yang digagas Antonio Gramsci. Tinjauan teori hegemoni Gramsci dalam penelitian ini melihat praktik hegemoni ideologi dalam Yang Maha Kecil melalui negosiasi ideologi yang dilakukan pengarang sebagai aparatur hegemoni. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif dan pemahaman arti secara mendalam. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa teridentifikasinya sejumlah ideologi, yaitu ideologi (1) ultraortodoks (2) komunis, (3) anglofilia, (4) rasialisme, dan (5) patriarki. Adapun ideologi yang dinegosiasi ditunjukkan oleh ideologi komunisme dan ultraortodoks. Simpulan dari penelitian ini adalah adanya pertentangan dalam cara pandang pengarang tentang ideologi komunis dan ultraortodoks yang dinegosiasikan. Dalam hal ini, pengarang melihat bahwa ideologi komunis maupun ideologi ultraortodoks (agama) yang mengajarkan kesetaraan manusia secara sosial maupun di mata Tuhan, ternyata sama sekali tidak mengubah sistem pembedaan manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Vidiyanti, M. O. (2018). PERGOLAKAN IDEOLOGI DALAM NOVEL TERJEMAHAN YANG MAHA KECIL KARYA ARUNDHATI ROY: KAJIAN HEGEMONI GRAMSCI. Kandai, 14(2), 257. https://doi.org/10.26499/jk.v14i2.721

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free