PENGARUH SISTEM JARAK TANAM DAN PEMBERIAN EM-4 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Carpsicumfrutescens L.)

  • Assagaf S
N/ACitations
Citations of this article
192Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karang Jaya, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, berlangsung dari bulan Nopember 2016 sampai Februari 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak tanam  dan EM-4 terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai rawit (capsicum frutescens). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Adapun faktor pertama adalah Jarak Tanam (J) terdiri dari 3 taraf, yaitu J1 (40 cm x 60 cm), J2 (50 cm x 60 cm), J3 (60 cm x 60 cm) . Faktor kedua adalah EM-4 (E) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu E0 (Kontrol), E1 (150 L/ha) dan E2 (300 L/ha), diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 27 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kombinasi perlakuan jarak tanam 60 cm x 60 cm  dan  EM-4 konsentrasi 300 L/ha  (J3E2) lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya, ini dapat dilihat pada produksi berat buah per petak yaitu 6,64 kg.

Cite

CITATION STYLE

APA

Assagaf, S. AR. (2017). PENGARUH SISTEM JARAK TANAM DAN PEMBERIAN EM-4 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Carpsicumfrutescens L.). Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 10(2), 65. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.10.2.65-79

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free