IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEFAPRENEUR UNTUK MEMBANGUN MINAT DAN KEBERANIAN SISWA BERWIRAUSAHA

  • Widiastuti S
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut untuk menghasilkan outcome yang kompeten. Selain itu lulusan SMK diharapkan juga mempunyai jiwa wirausaha. Jiwa wirausaha tidak  bisa dibentuk dengan sekedar ilmu Kewirausahaan. Model pembelajaran Tefapreneur adalah suatu model pembelajaran ber-setting factory dan memfasilitasi terbangunnya jiwa wirausaha siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen (pra) yang bertujuan untuk membuktikan peran model pembelajaran Tefapreneur untuk membangun minat dan keberanian berwirausaha. Terjadi peningkatan profil wirausaha dengan kategori “luar biasa” sebesar 35,7%. Keterampilan yang dapat dilatihkan melalui model pembelajaran Tefapreneur adalah keterampilan kinerja (vocational skill) dan keterampilan berkomunikasi (soft skill). Kompetensi yang dapat dilatihkan adalah mengelola orang lain, memuaskan pelanggan, dan keuangan. Karakter wirausaha yang dapat dibangun adalah mempunyai visi dan tujuan yang jelas, bersedia mengambil risiko, berencana dan terorganisir, berkomunikasi dengan pelanggan, dan mengembangkan hubungan baik dengan pelanggan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widiastuti, S. (2018). IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEFAPRENEUR UNTUK MEMBANGUN MINAT DAN KEBERANIAN SISWA BERWIRAUSAHA. Jurnal Guru Dikmen Dan Diksus, 1(2), 19–27. https://doi.org/10.47239/jgdd.v1i2.75

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free