pH saliva pada Karies Anak berkebutuhan khusus di kelas inklusi Sekolah Dasar

  • Aisya Nabila Sinnai
  • Chairanna Mahirawatie I
  • Fitria Ulfah S
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Karies  gigi  adalah penyakit  infeksi  dan  merupakan  suatu  proses  demineralisasi  yang  progresif  pada  jaringan keras  permukaan  gigi  oleh  asam  yang  berasal  dari  makanan  yang  mengandung gula. Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK merupakan individu dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya, khususnya pada aspek kognitif, emosi, atau fisik tingginya angka karies pada anak berkebutuhan khusus di Kelas Inklusi SDN Mojo III Surabaya. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pH saliva dan karies gigi pada anak berkebutuhan khusus di Kelas Inklusi SDN Mojo III Surabaya. Metode: jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden yang berada di kelas inklusi di SDN Mojo III Surabaya yang terdiri dari 28 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik analisa data menggunakan uji korelasi spearman. Hasil: pH saliva anak berkebutuhan khusus di Kelas Inklusi SDN Mojo III Surabaya termasuk dalam kategori rendah (asam), sedangkan angka karies gigi termasuk dalam kategori tinggi. Kesimpulan: ada hubungan antara pH saliva dan karies pada anak berkebutuhan khusus di Kelas Inklusi SDN Mojo III Surabaya Tahun 2023.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aisya Nabila Sinnai, Chairanna Mahirawatie, I., & Fitria Ulfah, S. (2023). pH saliva pada Karies Anak berkebutuhan khusus di kelas inklusi Sekolah Dasar. Journal of Oral Health Care, 11(1), 31–35. https://doi.org/10.29238/ohc.v11i1.1809

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free