PENGARUH UMUR DAN RIWAYAT KONTAK DENGAN KEJADIAN TBC PARU PADA ANAK DI PUSKESMAS PERIUKJAYA KOTA TANGERANG

  • Wasludin W
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi masih tingginya penderita Tuberculosis (TBC) paru di Wilayah kerja Puskesmas Periuk Jaya Kota Tangerang tahun 2013 yaitu sebanyak 34 kasus terdiri dari 22 orang dewasa dan 12 orang anak, oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui faktor  umur, status imunisasi, status gizi, riwayat kontak, dan kesehatan rumah yang mempengaruhi kejadian TBC paru pada anak di Puskesmas Periuk Jaya Kota Tangerang. Metode penelitian menggunakan analitik retrospektif dengan sampel total sampling menggunakan data primer yang didapatkan melalui wawancara, pengukuran dan observasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa p-value umur dengan kejadian TBC paru 0,015 (< 0,05) artinya ada pengaruh umur terhadap kejadian TBC paru anak, nilai p-value riwayat kontak dengan kejadian TBC 0,015 (< 0,05), artinya ada pengaruh riwayat kontak terhadap kejadian TBC, p-value status imunisasi 0,168 (> 0,05), dan nilai p-value status gizi 0,168 (> 0,05), artinya tidak ada pengaruh status imunisasi dan status gizi terhadap kejadian TBC. Berdasar hasil tersebut disimpulkan bahwa umur lebih muda (0-5 tahun) dan riwayat kontak mempunyai pengaruh terhadap kejadian tbc paru, oleh karena itu disarankan agar petugas Puskesmas memberikan penyuluhan tentang cara mencegah  penularan TBC paru dan memantau kesehatan rumah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wasludin, W. (2018). PENGARUH UMUR DAN RIWAYAT KONTAK DENGAN KEJADIAN TBC PARU PADA ANAK DI PUSKESMAS PERIUKJAYA KOTA TANGERANG. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 5(2), 234–241. https://doi.org/10.36743/medikes.v5i2.62

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free