PROSES PENGERINGAN KULIT KOPI ARABIKA (Coffea arabica) SEBAGAI BAHAN BAKU MINUMAN CASCARA KERING MENGGUNAKAN FOOD DEHYDRATOR

  • Shintya Devita Maharani
  • Asri Widyasanti
  • Siti Nurhasanah
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil komoditas kopi terbesar ke-3 di dunia. Salah satu produk dari komoditas kopi yang digemari yaitu minuman yang dihasilkan dari biji kopi. Tingginya produksi kopi di Indonesia menjadikan terjadinya peningkatan pada pengolahan kopi sehingga menyebabkan limbah yang dihasilkan menjadi meningkat. Limbah kulit kopi yang dihasilkan pada proses pengolahan kopi cukup besar, yaitu sebesar 40-45%. Limbah kulit kopi juga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai minuman yang menyegarkan yaitu cascara. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui proses pengeringan kulit kopi sebagai bahan baku minuman cascara. Alat pengering yang digunakan yaitu food dehydrator dengan suhu 40°C, 50°C, dan 60°C. Metode penelitian ini yaitu metode eksperimen. Parameter yang dianalisis yaitu waktu pengeringan, kadar air, rendemen, dan kenampakan kulit kopi setelah dikeringkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa suhu berpengaruh pada proses pengeringan kulit kopi. Suhu 60°C merupakan suhu terbaik dengan kadar air sebesar 4%, rendemen pengeringan 15%, kenampakan kulit kopi sudah mengering seluruhnya, dan waktu yang diperlukan untuk mengeringkan yaitu selama 3 jam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Shintya Devita Maharani, Asri Widyasanti, & Siti Nurhasanah. (2024). PROSES PENGERINGAN KULIT KOPI ARABIKA (Coffea arabica) SEBAGAI BAHAN BAKU MINUMAN CASCARA KERING MENGGUNAKAN FOOD DEHYDRATOR. Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (SNPK), 3, 685–689. https://doi.org/10.36441/snpk.vol3.2024.289

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free