Academic Burnout Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 Ditinjau Dari Jenis Kelamin

  • Oktasari M
  • Andriani R
  • Stevani H
N/ACitations
Citations of this article
88Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Academic burnout merupakan kejenuhan yang dialami individu dalam mengikuti kegiatan pembelajaran/akademik. Tingginya tingkat academic burnout  dapat menyebabkan rendahnya pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan academic burnout siswa laki-laki dan perempuan di sekolah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas yang berjumlah 281 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan instrumen skala academic burnout . Teknik analisis yang digunakan adalah independent sample t test dengan bantuan software JASP. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara academic burnout  siswa laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan bahan bagi guru untuk menentukan metode pembelajaran sehingga dapat mengurangi tingkat academic burnout  pada siswa

Cite

CITATION STYLE

APA

Oktasari, M., Andriani, R., & Stevani, H. (2022). Academic Burnout Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 Ditinjau Dari Jenis Kelamin. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 5(3), 333–337. https://doi.org/10.26539/teraputik.53903

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free