Abstract
Indonesia, sebagai negara kepulauan yang terletak di Khatulistiwa dan dikelilingi oleh Cincin Api, sangat rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi tektonik dan letusan gunung berapi. Palu, salah satu wilayah di Indonesia yang aktif secara seismik, dilalui oleh Sesar Palu-Koro, yang memiliki potensi memicu gempa bumi kuat dan tsunami, seperti yang terjadi pada gempa berkekuatan 7,4 SR pada September 2018. Untuk mengurangi risiko bencana, sangat penting memahami kerentanan masyarakat dan memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini merancang sistem berbasis SIG menggunakan Algoritma Dijkstra yang dimodifikasi untuk menentukan rute evakuasi tsunami terpendek di Palu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini efektif, dengan tingkat kepuasan pengguna sebesar 89,33% dan akurasi prediksi rute yang memuaskan dibandingkan dengan Google Maps. Sistem ini dapat diandalkan untuk membantu masyarakat menemukan rute evakuasi terdekat, sehingga meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.
Cite
CITATION STYLE
Angreni, D. S., Budiman, W., Anshori, Y., Wirdayanti, W., & Bintana, R. R. (2024). Geographic Information System Using Node Combination Based on Dijkstra’s Algorithm for Determining the Shortest Tsunami Evacuation Route in Palu Bay. Foristek, 14(2). https://doi.org/10.54757/fs.v14i2.455
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.