Abstract
Latar belakang: Latah adalah suatu gangguan komunikasi pada irama dan kelancaran, dimana tindakan kebahasaan pada waktu seseorang terkejut dan dikejutkan, tanpa sengaja mengeluarkan kata – kata secara spontan diucapkannya. Perilaku komunikasi yang menyimpang ini dapat menyebabkan terhambatnya seseorang dalam menyampaikan sesuatu kepada lawan bicaranya sehingga dapat membuat cemas, malu maupun tidak percaya diri, hal ini sangat berpengaruh dalam komunikasi. Jumlah penderita latah di Indonesia ini cukup banyak penderitanya, yang di dominasi oleh orang Jawa. Tujuan: untuk menguji apakah pendekatan membaca mundur efektif sebagai intervensi untuk pasien latah. Metode penelitian : pendekatan Single Subject Design tipe A-B-A dengan satu subjek tunggal, dalam penelitian ini adalah seorang perempuan dewasa yang mengalami gangguan gangguan irama kelancaran. Data dikumpulkan melalui pengukuran gejala latah pada bagian pre-test baseline (A₁), bagian intervensi (B), dan setelah intervensi baseline (A₂). Intervensi dilakukan selama 10 sesi. Hasil: disimpulkan intervensi hasil terapi wicara dengan pendekatan membaca mundur pada klien latah berhasil. Kesimpulan: menegaskan pentingnya intervensi yang tepat dalam mengatasi intervensi yang efektif untuk rehabilitasi bahasa pada pasien irama kelancaran klien latah.
Cite
CITATION STYLE
Agustina, & Gilang Ramadhan. (2025). Sebuah Penelitian Tunggal: Pendekatan Membaca Mundur Pada Kasus Latah Usia 44 Tahun di Jakarta Barat. Jurnal Terapi Wicara, 3(2), 28–38. https://doi.org/10.59898/jawara.v3i2.57
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.