NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM CERITA RAKYAT SUKU BUNIAN DAN ASAL-USUL SIJUNJUNG

  • Zain F
  • Khairunnisa K
  • Isnanda R
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian yang dilakukan berfokus pada nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam cerita rakyat “Suku Bunian” dan “Asal Usul Sijunjung”. Kedua cerita rakyat ini berasal dari Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan serta implikasinya dalam penerapan aspek pendidikan. Data yang diperoleh menggunakan metode analisis kualitatif yang merupakan hasil dari analisis cerita rakyat secara lisan dan tulisan. Ada pun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik rekam dan catat hasil. Hasil analisis kedua cerita rakyat dapat dijelaskan bahwa ada 54 nilai pendidikan, yaitu 13 nilai religi, 16 nilai sosial, 14 nilai moral, dan 11 nilai budaya. Nilai religius dan moralitas pada cerita “Suku Bunian” mendominasi kehidupan sehari-harinya. Hal ini dapat mencerminkan keberagaman kepercayaan dan mitos di masyarakat Minangkabau. Selanjutnya, dalam cerita rakyat “Asal Usul Nama Sijunjung” terdapat nilai-nilai pendidikan agama, sosial, moral, dan budaya yang kuat, serta melestarikan nilai-nilai tradisional dan kearifan lokal masyarakat setempat.Kata kunci: sastra lisan, cerita rakyat, nilai pendidikan

Cite

CITATION STYLE

APA

Zain, F. R., Khairunnisa, K., & Isnanda, R. (2024). NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM CERITA RAKYAT SUKU BUNIAN DAN ASAL-USUL SIJUNJUNG. JURNAL SASINDO SASTRA INDONESIA, 13(2), 498. https://doi.org/10.24114/sasindo.v13i2.58354

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free