PENGARUH SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI USAHAWAN PADA KPP PRATAMA PALOPO

  • Yulianti F
  • Jasman J
  • Ramadhan A
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Dalam penyaluran kredit dan pembayaran kredit setiap Bank memiliki kendala yang disebabkan dari kreditur maupun debitur, salah satunya Bank Mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kredit bermasalah pada PT Bank Mandiri Tbk dengan menggunakan standar Non Performing Loan (NPL) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada periode tahun 2016-2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis data rasio NPL sesuai standar Bank Indonesia. Hasil pengujian dan analisis diperoleh bahwa Non Performing Loan pada PT. Bank Mandiri Tbk pada tahun 2016 persentase NPL sebesar 3,96%. Pada tahun 2017 persentase NPL mengalami penurunan sebesar 3,45%. Pada tahun 2018 persentase NPL juga mengalami penurunan sebesar 2,79%. Begitupun pada tahun 2019 persentase NPL juga mengalami penurunan sebesar 2,39%. Sedangkan pada tahun 2020 pesentase NPL meningkat dari tahun-tahun sebelumnya sebesar 3,26%. Tetapi persentase pada PT. Bank Mandiri tbk tahun 2016-2020 masih dibawah ketentuan Bank Indonesia yaitu dibawah 5%. Hal ini menunjukkan bahwa NPL PT. Bank Mandiri Tbk berada pada kategori sehat. Kata Kunci: Non Performing Loan, Kredit Bermasalah

Cite

CITATION STYLE

APA

Yulianti, F., Jasman, J., & Ramadhan, A. (2025). PENGARUH SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI USAHAWAN PADA KPP PRATAMA PALOPO. Jurnal Inovasi Bisnis Indonesia (JIBI), 2(3), 127–139. https://doi.org/10.61896/jibi.v2i3.87

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free