EMOSI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEGALA YANG DIISAP LANGIT KARYA PINTO ANUGRAH SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA

  • Muhammad Aidil Rahman M
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menganalisis dan menggambarkan emosi tokoh utama  dalam novel Segala yang Diisap Langit Karya Pinto Anugrah. Pendekatan ini yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualilatif dengan analisis struktural. Analisis data yang dilakukan dengan mencari data dinamika emosi melalui dialog, kalimat, paragraf atau narasi dalam novel. Penelitian ini  menggunakan teori klasifikasi emosi oleh Krech (1969). Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang utama Karakter dalam novel Segala yang Diisap Langit memiliki semua klasifikasi emosi, seperti primer emosi yang terdiri dari kegembiraan, kemarahan, ketakutan, kesedihan. Emosi yang berkaitan dengan stimulasi sensorik terdiri dari rasa sakit, jijik, nikmat. Emosi yang berkaitan dengan penilaian diri terdiri dari perasaan keberhasilan dan kegagalan, kebanggaan dan rasa malu, rasa bersalah dan penyesalan. Emosi yang berkaitan dengan orang lain orang terdiri dari cinta dan benci. Emosi ditunjukkan melalui kata-kata, perilaku, percakapan, dan tindakan tokoh utama. Dalam konteks pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA, novel Segala yang Diisap Langit  karya Pinto Anugrah dapat dijadikan bahan ajar materi novel dengan membahas isi, struktur dan kebahasaan dalam novel.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad Aidil Rahman, M. M. (2023). EMOSI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEGALA YANG DIISAP LANGIT KARYA PINTO ANUGRAH SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA. Inovasi Pendidikan, 10(1). https://doi.org/10.31869/ip.v10i1.4459

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free