Kualitas Air Sumur Area TPA Jatiwaringin Tangerang Berdasarkan Parameter Kimia dan Mikrobiologi

  • ROSITA N
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Air merupakan komponen lingkungan yang penting bagi makhluk hidup. Sumber air berasal dari air hujan dan air tanah. Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah merupakan tempat dimana sampah mencapai tahap terakhir dalam pengelolaannya. Air sumur yang berdekatan dengan TPA dihadapkan dengan berbagai masalah. Permasalahan tersebut meliputi tingginya laju timbunan sampah, cairan lindi dan menurunnya kualitas lingkungan. Lindi merupakan hasil dekomposisi sampah yang menggunung terdiri dari bahan organik dan bahan anorganik. Berdasarkan latar belakang tersebut perlu dilakukan pengujian kimia dan mikrobiologi air sumur di area TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang untuk mengetahui kelayakan air yang digunakan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling. Sampel air sumur di ambil dari Desa Buaran Jati, Desa Tanggul Rajeg dan Desa Tanjakan Mekar dengan jarak 250-1500 meter. Berdasarkan hasil pengujian kimia menunjukkan parameter pH (8,3%), nitrit (16,7%), dan klorida (8,3%) tidak memenuhi syarat sedangkan parameter sulfat 100% memenuhi syarat. Untuk parameter mikrobiologi terdapat satu (8,3%) sampel yang tidak  memenuhi syarat. Hasil penelitian menunjukkan ada 7 sampel (58,3%)  dari 12 sampel air sumur yang layak sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416 Tahun 1990 tentang Daftar Persyaratan Kualitas Air Bersih secara kimia dan  mikrobiologi.

Cite

CITATION STYLE

APA

ROSITA, N. (2022). Kualitas Air Sumur Area TPA Jatiwaringin Tangerang Berdasarkan Parameter Kimia dan Mikrobiologi. UNISTEK, 9(2), 134–140. https://doi.org/10.33592/unistek.v9i2.2566

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free