Pertumbuhan dan Hasil Dua Klon Ubi Jalar pada Tinggi Bedengan yang Berbeda

  • Haryuni H
  • Adnan A
  • Fransisko E
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu makanan pokok bagi sekelompok penduduk Indonesia, karena itu tanaman ubi jalar ikut memegang peranan penting di dalam posisi lumbung pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tinggi bedengan terbaik untuk  dua klon tanaman ubi jalar. Penelitian ini dilakukan dikebun percobaan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Rejang Lebong. Penelitian   ini  dilaksanakan dengan menggunakan   rancangan  acak  kelompok (rak) dengan dua faktorial terdiri atas : faktor pertama klon (k) 2 jenis yaitu : k1 = ubi jalar merah,  k2 = ubi jalar madu. Faktor kedua tinggi bedengan (b) 3 jenis  yaitu: b1  = 20 cm,  b2  = 40 cm, b3 = 60 cm. Dari perlakuan diulang  empat kali sehingga terdapat 18  satuan percobaan. Setiap satu satuan percobaan terdiri atas 3 bedengan. Hasil penelitian menunjukkan varetas terbaik yaitu klon tanaman ubi jalar merah dan tinggi bedengan yang terbaik yaitu dengan tinggi bedengan 40 cm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Haryuni, H., Adnan, A., & Fransisko, E. (2020). Pertumbuhan dan Hasil Dua Klon Ubi Jalar pada Tinggi Bedengan yang Berbeda. Agro Bali : Agricultural Journal, 3(1), 67–73. https://doi.org/10.37637/ab.v3i1.549

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free