Upaya Santri Miftahul Qiro’ah Melawan Covid-19 dengan Berkhalwat

  • Sarja S
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Awal Tahun 2020 terjadi krisis kesehatan bagi Indonesia. Semua manusia merasa khawatir akan terpapar covid-19. Dibutuhkan kerendahhatian dari seluruh elemen masyarakat untuk menyerahkan penanganan pandemi Covid-19 kepada para ahli di bidangnya, termasuk juga penyerahan diri manusia kepada Sang Pencipta covid-19, yaitu Allah s.w.t. Selalu ada sikap-sikap non-ilmiah yang harus dilakukan oleh masyarakat luas dalam menghadapi suatu kondisi tertentu (pandemi Covid-19) sebagai konstruksi berpikir untuk memahami pandemi tersebut. Upaya yang dilakukan oleh santri di pondok pesantren Miftahul Qiro’ah Bojong Mengger Ciceungjing Ciamis untuk memberikan rasa damai, tenang, tidak panik dalam menghadapi kondisi ini adalah dengan pendekatan khalwat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti langsung turun ke lapangan untuk mengetahui kondisi objek yang alamiah, yaitu aktivitas para santri melakukan khalwat di pondok pesantren Miftahul Qiro’ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melawan covid-19 di pondok pesantren Miftahul Qiro’ah adalah dengan menggunakan dua cara pendekatan. Pertama, melalui pendekatan spiritual dengan melakukan khalwat, yaitu semua santri mengasingkan diri di pesantren dengan memfokuskan mendekatkan diri kepada Allah. Kegiatan tersebut mencakup pemaknaan nilai-nilai kemanusiaan yang non material, seperti kebenaran, kebaikan, keindahan, kesucian dan cinta, rohani, kejiwaan sepi dari hiruk pikuk dunia. Kedua, pendekatan dengan secara medis yaitu mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah yang terdiri atas 5M. Semua santri melakukan cuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sarja, S. (2021). Upaya Santri Miftahul Qiroâ€TMah Melawan Covid-19 dengan Berkhalwat. JOUSIP: Journal of Sufism and Psychotherapy, 1(2), 161–176. https://doi.org/10.28918/jousip.v1i2.4456

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free