Konversi Agama Ditinjau Dari Persfektif Kecerdasan Kognitif Dan Berfikir Kritis

  • Saputra E
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perubahan dalam dalam bentuk apapun adalah sebuah keniscayaan, baik disengaja ataupun tidak disengaja, baik dikaitkan dengan campur tangan tuhan ataupun karena usaha yang keras dari manusianya. Perubahan juga sering terjadi pada keyakinan atau sering disebut dengan konversi pada agama. Dalam penelitian ini yang akan dibahas adalah perubahan dari agama non muslim menjadi agama Islam, perubahan ini sering kali dimulai dari sikap kritis yang mengandalkan kecerdasan kognitif, berawal dari sebuah pencarian dimana pada agama lama banyak hal yang kadang dianggap tidak masuk akal serta mulai mengaitkan jika agama harus mampu diterima oleh logika manusia. Mulailah mencari sebanyak-banyak informasi agar dapat membuat perbandingan antar agama yang lama dengan agama yang akan dituju sehingga pada akhirnya diambillah sebuah keputusan. Tulisan ini menggunakan metodologi  kualitatif dan studi pustaka, ada beberapa nara sumber yang dijadikan data karena terlibat langsung dalam terjadinya konversi agama sebagai penguat data. Tujuan penelitian ini memberikan informasi bahwa perubahan harus dilakukan berdasarkan pengetahuan yang bersumber pada kecerdasan kognitif dan berfikir kritis, sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputra, E. (2020). Konversi Agama Ditinjau Dari Persfektif Kecerdasan Kognitif Dan Berfikir Kritis. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 4(3). https://doi.org/10.30998/sap.v4i3.6291

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free