Abstract
Pendidikan Islam di era kontemporer menghadapi berbagai tantangan yang bersumber dari perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, globalisasi nilai, serta persoalan internal kelembagaan. Dinamika tersebut menuntut adanya pembaruan pendidikan Islam agar tetap relevan dengan tuntutan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai dasarnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam problematika utama pendidikan Islam kontemporer, tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah strategis pembaruan yang dapat dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa persoalan utama pendidikan Islam terletak pada kualitas sumber daya manusia, kurikulum yang belum integratif, lemahnya budaya riset, serta kesenjangan mutu antar lembaga pendidikan Islam. Kebaruan artikel ini terletak pada analisis problematika pendidikan Islam secara integratif dengan menempatkan persoalan sumber daya manusia, kurikulum, dan budaya riset sebagai satu kesatuan masalah struktural dan epistemologis, bukan sebagai persoalan yang berdiri sendiri. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembaruan pendidikan Islam perlu diarahkan tidak hanya pada aspek struktural dan administratif, tetapi juga pada transformasi epistemologis dan pedagogis yang berlandaskan nilai adab dan spiritualitas. Implikasi artikel ini menegaskan pentingnya reformasi kurikulum integratif, penguatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta penguatan budaya riset sebagai pijakan strategis pembaruan pendidikan Islam di era kontemporer.
Cite
CITATION STYLE
Sahrani, R., & Salam, M. (2026). Pendidikan Islam Kontemporer: Problema Utama, Tantangan, Dan Langkah Pembaruan. Tarbiyah Islamiah: Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 1(2), 70–77. https://doi.org/10.52615/tijipi.v1i2.20
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.