Rekonstruksi Identitas Sosial Kebudayaan di Perkotaan

  • Firzal Y
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Identitas suatu tempat pada hakikatnya dapat diubah dan dibentuk. Kondisi seperti ini dapat dimungkinkan sebagai bentuk upaya untuk mengakomodir perubahan keseharian yang terjadi yang terbentuk oleh  transformasi dan artikulasi hubungan sosial. Dalam konteks ini, identitas tempat tersebut akan berkaitan erat dengan pengaruh budaya dan tradisi yang berlaku; sesuatu yang bersifat tidak tetap, belum berakhir dan memiliki berbagai variasi bentuk lainnya yang sudah tentu mempengaruhi tempat dan kehidupan masyarakat tempatan. Melalui pendekan penelitian kualitatif, penelitian ini mencari pengaruh budaya Melayu pada identitas sosial kebudayaan di Kota Pekanbaru. Data lapangan dikelompokkan, dianalisis, dan diolah melalui proses iterasi berulang guna memahami bagaimana proses rekonstruksi identitas sosial kebudayaan terjadi, dan bagaimana juga identitas budaya tertentu menjadi dasar dalam proses rekonstruksi identitas ini. Penelitian ini pada akhirnya dapat menyimpulkan bahwa hubungan antara budaya dan identitas dapat dijelaskan melalui arsitektur dan perubahan sosial kebudayaan yang terjadi di kehidupan perkotaan

Cite

CITATION STYLE

APA

Firzal, Y. (2019). Rekonstruksi Identitas Sosial Kebudayaan di Perkotaan. EMARA: Indonesian Journal of Architecture, 5(1), 1–5. https://doi.org/10.29080/eija.v5i1.533

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free