Analisis Laju Korosi Pipa Baja Karbon ST 30 Dan Stainless Steel 304 Terhadap Limbah Anaerobic Bioethanol

  • Rohman A
  • Rijanto A
  • Zulfika D
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Korosi merupakan kerusakan material logam yang disebabkan reaksi antara logam dengan lingkungannya yang menghasilkan oksida logam, atau reaksi kimia lainnya yang lebih dikenal dengan sebagai pengkaratan. Dalam penelitian ini material yang digunakan adalah pipa baja carbon st 30 dan stainless steel (ss) 304 pada media korosi terhadap limbah anaerobic bioethanol, masing-masing selama 168 jam dan 366 jam secara anaerobic. Metode yang digunakan adalah metode weight loss. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh limbah anaerobic bioethanol terhadap laju korosi baja karbon st 30 dan stainless steel 304, dan mengetahui perbedaan laju korosi antara kedua meterial tersebut. Hasil pengujian laju korosi pada baja karbon st 30 dengan waktu 168 jam di dapat nilai 6,08416 mm/y, sedangkan laju korosi terhadap baja karbon st 30 dengan waktu 366 jam 5,55965mm/y. Untuk hasil laju korosi pada stainless steel 304 dengan waktu 186 jam dan 366 jam adalah 0 mm/y, hal ini menunjukkan bahwa tidak  terjadi pengkorosian pada spesimen stainless steel 304.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rohman, A., Rijanto, A., & Zulfika, D. N. (2020). Analisis Laju Korosi Pipa Baja Karbon ST 30 Dan Stainless Steel 304 Terhadap Limbah Anaerobic Bioethanol. Majamecha, 2(1), 45–59. https://doi.org/10.36815/majamecha.v2i1.736

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free