SWIRO’UL LUGHOH WA ATSAROHU AL-IJTIMA’IYAH

  • Rosyidi A
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bahasa merupakan salah satu unsur pokok dari kebudayaan yang berperan  penting dan besar dalam kehidupan sosial. Bahasa tak ubahnya seperti makluk hidup yang mengalami perkembangan dan perubahan bahkan pergulatan antar satu bahasa dengan bahasa lain yang mungkin ada bahasa yang kuat bertahan atau sebaliknya lemah dan hilang dari tengah-tengah masyarakat. Sebagai contoh, pergulatan yang terjadi antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia yang diawali sejak abad ke VII M, meski tidak dasyat,  tetapi aksara Arab pernah digunakan masyarakat nusantara dalam waktu yang relatif cukup lama yang dikenal dengan tulisan “Pegon”. Tulisan ini memfokuskan pada pergulatan pemakaian bahasa Arab dan bahasa Indonesia yang pernah digunakan masyarakat muslim di Indonesia terutama dalam hal pergeseran makna dan penggunaan kosakata. Ada beberapa faktor-faktor yang menyebabkan sebuah bahasa dapat mengalahkan bahasa lain dan akibatnya dalam kehidupan social dan perkembangan bahasa itu sendiri.  Dampak dari pergulatan itu, tak sedikit mufradat (kosakata) bahasa Arab yang terserap ke dalam bahasa Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rosyidi, A. W. (2011). SWIRO’UL LUGHOH WA ATSAROHU AL-IJTIMA’IYAH. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 1(1). https://doi.org/10.18860/ling.v1i1.546

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free