Abstract
AbstrakTelah dilakukan penelitan mengenai distribusi dan kajian dampak radionuklida 137Cs di sepanjang pesisir barat Pulau Sumatera, mulai dari Aceh, Padang, Bengkulu dan Lampung pada tahun 2015. Penelitian ini dilakukan untuk melihat distribusi dan dampak radionuklida tersebut terhadap biota di perairan laut. Pengukuran dilakukan menggunakan spektrometri gama dimana sebelumnya dilakukan prekonsentrasi terhadap sampel air laut. Hasil pengukuran aktivitas 137Cs pada sedimen berkisar dari 0,013 Bq/Kg sampai dengan 0,589 Bq/Kg dengan rerata 0,233 Bq/Kg (n=18) dan pada air laut permukaan sebesar 0,042 Bq/m3 sampai dengan 0,205 Bq/m3 dengan rerata sebesar 0,123 Bq/m3 (n=7). Aktivitas Cs 137 yang terukur sepanjang pesisir barat Pulau Sumatera mempunyai rentang konsentrasi aktivitas yang hampir sama dengan hasil penelitian yang dilakukan di Lautan India lainnya dan dapat dikatakan bahwa tidak ada inputan baru dari sepanjang pesisir barat tersebut. Menggunakan program ERICA tier 2, diketahui bahwa tidak ada dampak 137Cs terhadap biota pada lokasi penelitian, karena dosis yang diterima oleh biota tersebut lebih rendah dari 1 dibandingkan dengan skrining tier 2 sebesar 10 μGy/h. Kata Kunci: Distribusi, kajian dampak,137Cs, pesisir barat Sumatera AbstractsResearch on the distribution and the impact of radionuclide 137Cs has been conducted along the west coast of Sumatra Island in 2015. The sample was collected from Aceh, Padang, Bengkulu and Lampung with aim to examine distribution and the impact of these radionuclides on marine biota. Measurements were made using gamma spectrometry after preconcentration of the sea water samples. The results of 137Cs activity measurements on sediments ranged from 0.013 Bq/Kg to 0.589 Bq/Kg with a mean of 0.233 Bq/Kg (n=18) and at sea surface water of 0.042 Bq/m3 up to 0.205 Bq/m3 with a mean of 0.123 Bq/m3 (n=7). The measurable 137Cs activity along the western coast of the island of Sumatra has an almost identical concentration of activity with the other Indian Ocean studies and can be conclude that there is no fresh input from the landbase. Using the ERICA tier 2 Programme, there was no impact of the 137Cs on the biota at the study site, while the received dose was lower than 1 compared with the 10 μGy/h screening tier 2. Keywords: Distribution, Impact Assessment, 137Cs, West Coast Sumatera
Cite
CITATION STYLE
Makmur, M., Prihatiningsih, W. R., & Yahya, M. N. (2020). DISTRIBUSI DAN KAJIAN DAMPAK RADIONUKLIDA 137Cs DI PESISIR BARAT PULAU SUMATERA. Jurnal Segara, 16(1). https://doi.org/10.15578/segara.v16i1.7694
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.