ANALISIS PENGELOMPOKAN JUMLAH PENUMPANG BUS TRANS JOGJA MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING K-MEANS DAN AGGLOMERATIVE HIERARCHICAL CLUSTERING (AHC)

  • Zahrotun L
N/ACitations
Citations of this article
177Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Teknik kluster merupakan teknik pengelompokan yang sudah di kenal, dimana dalam teknik ini bertujuan untuk mengelompokkan data ke dalam kluster sehingga setiap kluster berisi data yang semirip mungkin.Dengan memanfaatkan data dari dinas perhubungantentang jumlah penumpang Trans Jogja, maka dalam penelitian ini dilakukan pengelompokan jumlah penumpang berdasarkan jalur bus dan shelter dengan menggunakan metode clustering k-means, dan Agglomerative Hierarchical Clustering (AHC). Penelitian ini menghasilkan 3 cluster untuk metode K-Means dengan jumlah data untuk cluster 0 ada 15 data, cluster 1 ada 44 data dan cluster 2 ada 54 data. Dan metode AHC3 cluster dengan jumlah data untuk cluster 0 ada 2 data, cluster 1 ada 57 data dan cluster 2 ada 54 data. Sehingga dari hasil pengelompokkan tersebut dapat terlihat metode K-Means memiliki hasil yang lebih baik dari pada metode AHC Kata kunci : shelter, clustering k-means, agglomerative hierarchical clustering .

Cite

CITATION STYLE

APA

Zahrotun, L. (2015). ANALISIS PENGELOMPOKAN JUMLAH PENUMPANG BUS TRANS JOGJA MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING K-MEANS DAN AGGLOMERATIVE HIERARCHICAL CLUSTERING (AHC). Jurnal Informatika, 9(1). https://doi.org/10.26555/jifo.v9i1.a2045

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free