Abstract
Heat Exchanger Service Unit H101/08490 Merk PA Hilton Ltd memiliki kelemahan karena air keluarannya setelah melakukan pengambilan panas akan langsung masuk ke dalam tangki penampung temperaturnya masih tinggi (>33oC). Eksprimen dengan durasi waktu lama menyebabkan air pendingin yang digunakan mempunyai temperatur tinggi dan tidak efektif untuk proses pendinginan. Tujuan dibuatnya model Cooling Tower ini agar air pendingin yang digunakan untuk melakukan praktikum akan tetap terjaga pada temperatur 28oC-33oC. Terjaganya stabilitas temperatur air pendingin tersebut diharapkan menghasilkan data yang tidak bervariatif terlalu jauh dengan jumlah data yang cukup banyak. Hasil uji performa dan efektivitas pendinginan Cooling Tower menunjukan hasil kenaikan suhu hanya sebesar 4oC selama 3 jam pengujian dan efektivitas pendinginan naik dan relatif konstan selama waktu pengujian. Ini menunjukan bahwa sistem pendinginan dengan Cooling Tower dapat digunakan sebagai media penunjang praktikum heat exchanger di jurusan Teknik Mesin. Kata Kunci : Cooling Tower, heat exchanger, air pendingin. Pendahuluan
Cite
CITATION STYLE
Hadimi, H., & Rusadi, R. (2022). Pembuatan model alat pembuang panas untuk air pendingin alat praktikum heat exchanger merk PA Hilton seri H101 di laboratorium teknik mesin. Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin, 11(1). https://doi.org/10.24127/trb.v11i1.1768
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.