Tingkat Adopsi Teknologi SRI (System of Rice Intensification) dan Analisis Usahatani Padi di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi

  • Novita I
  • Masithoh S
  • Sholihah I
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani serta mengetahui pendapatan petani padi SRI di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi dan mengetahui bagaimana tingkat adopsi petani terhadap teknologi SRI. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat di empat desa yang telah menerapkan SRI yakni Desa Nagrak Utara, Desa Cisarua, Desa Kalaparea dan Desa Nagrak Selatan. Dilaksanakan pada bulan September 2013 dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis usahatani, likert dan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa petani yang menerapkan teknologi SRI sebagian besar berpendidikan rendah (tidak tamat SD) dengan persentase 56,4% dengan penghasilan Rp. 3.073.447 dengan luas lahan kurang dari 0,5 ha dan Rp. 7.090.909 dengan luas lahan lebih dari 0,5 ha.

Cite

CITATION STYLE

APA

Novita, I., Masithoh, S., & Sholihah, I. (2017). Tingkat Adopsi Teknologi SRI (System of Rice Intensification) dan Analisis Usahatani Padi di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi. JURNAL AGRIBISAINS, 2(1), 9–17. https://doi.org/10.30997/jagi.v2i1.764

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free