Peran trait mindfulness terhadap kesejahteraan psikologis pada lansia

  • Dyah A
  • Fourianalistyawati E
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Memasuki masa lansia, individu mengalami banyak perubahan pada kondisi fisik, sosial, spiritual dan psikologisnya. Lansia yang tidak siap dengan perubahan tersebut akan rentan terhadap stres. Kondisi yang demikian dapat menurunkan kesejahteraan psikologis (psychological well-being) pada lansia.  Untuk  menangani  permasalahan  tersebut, lansia perlu mengembangkan sifat mindfulness  (kemampuan untuk berfokus pada apa yang terjadi saat ini) didalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah trait mindfulness berperan secara signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada lansia. Sampel penelitian  ialah orang-orang yang sudah tidak bekerja dan berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (n = 120). Penelitian  ini  menggunakan  adaptasi  skala  Five  Facet  Mindfulness Questionnaire untuk  mengukur  trait  mindfulness  dan  Scale  of Psychological Well Being untuk mengukur kesejahteraan psikologis. Hasil analisis regresi ganda menunjukkan empat dari lima dimensi trait mindfulnessberperan   signifikan   terhadap   beberapa   dimensi kesejahteraan psikologis. Dimensi-dimensi dari trait mindfulness tersebut yaitu acting with awareness, describing, non-reactivity, dan non-judging. Sementara itu, dimensi lainnya yang tidak berperan adalah observing.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dyah, A. S. P., & Fourianalistyawati, E. (2020). Peran trait mindfulness terhadap kesejahteraan psikologis pada lansia. Jurnal Psikologi Ulayat, 5(1), 109–122. https://doi.org/10.24854/jpu74

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free