Abstract
engkaji fenomena nikah di tengah studi pada mahasiswa Hukum Keluarga Islam UIN Raden Intan Lampung dengan fokus pembahasan pada alasan mahasiswa melakukan pernikahan di tengah studi, penelitian ini menggunakan teori Tindakan Sosial Max Webber dengan konsep pendekatan Verstehen. Penelitian ini mencoba untuk menggali alasan yang melatarbelakangi mahasiswa Hukum Keluarga Islam UIN Raden Intan melakukan pernikahan di tengah studi. Penulis menggunakan wawancara sebagai teknik pengumpulan data yang dilakukan pada 6 narasumber (3 pasang) yang disajikan dengan metode deskriptif-analitik. Hasilnya ditemukan bahwa alasan mahasiswa memutuskan untuk menikah adalah karena adanya dorongan dari orang tua dan karena sudah adanya keinginan menikah sejak lama. Terhadap aktivitas perkuliahan, tidak ditemui kendala berarti yang dialami. Semangat untuk menyelesaikan perkuliahan tetap membara meskipun status sudah menjadi seorang istri.
Cite
CITATION STYLE
Latif, A. (2023). Menikah di Tengah Studi: Sebuah Antitesa Dorongan Agama (Menilik Praktik Pada Mahasiswa Hukum Keluarga Islam UIN Raden Intan Lampung). As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 5(2), 372–380. https://doi.org/10.47467/as.v5i2.2646
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.