Abstract
menunjukkan bahwa dalam proses belajar mengajar, siswa kerap berbicara dengan temannya; sebagian siswa ketika berbicara tidak menatap lawan bicaranya; siswa kerap menggunakan diksi yang tidak tepat, seperti mengumpat menggunakan nada tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan konseling kelompok dengan teknik symbolic modeling dalam meningkatkan etika berbicara siswa di Kota Madiun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen melalui one group pre-test dan post-test. Populasi sebanyak 162 siswa SMP dengan sampel penelitian sebanyak 15 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket etika berbicara dengan skala Likert.Analisis data menggunakan t-test. Pengujian hipotesis menggunakan perhitungan wilcoxon sign rank test, diperoleh nilai signifikasi sebesar 0.001, kurang dari batas kritis penelitian 0,05. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan etika berbicara. Dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik symbolic modeling efektif meningkatkan etika berbicara siswa SMP di Kota Madiun.
Cite
CITATION STYLE
Christiana, R., Mahmudi, I., & Pratama, B. D. (2023). Konseling Kelompok dengan Teknik Symbolic Modeling, Apakah Efektif Meningkatkan Etika Berbicara? Prosiding Konferensi Berbahasa Indonesia Universitas Indraprasta PGRI, 452–456. https://doi.org/10.30998/kibar.27-10-2022.6343
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.