Pemanfaatan Informasi Geospasial Dasar (IGD) untuk Analisis Penyimpangan Arah Kiblat Bangunan Masjid secara Masal

  • Nugraha Y
  • Hajar A
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Informasi geospasial dasar yang telah menyebar luas kepada masyarakat umum perlu dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai keperluan terkait analisis spasial. Kota Bandung merupakan salah satu kota dengan jumlah penduduk muslim dan bangunan masjid terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara masal penyimpangan arah bangunan masjid, khususnya yang telah berdiri di Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah analisis geovisual dengan cara membandingkan arah kiblat masjid yang dihitung menggunakan metode vincenty terhadap arah bangunan masjid yang diperoleh dari peta RBI skala 1:1.000, orthophoto dan Sistem Informasi Masjid (SIMAS). Hasil perhitungan menunjukan bahwa hanya bangunan Masjid Al Balad yang mengarah ke Kota Mekah. Rata-rata besarnya penyimpangan arah kiblat bangunan masjid ke ka’bah adalah sebesar 150 1’ 0,365”. Terdapat beberapa faktor yang teridentifikasi secara visual dan korelasi dapat mempengaruhi nilai penyimpangan arah bangunan masjid tersebut, diantaranya yaitu arah kepadatan bangunan sebesar 27,688 % dan koefisien dasar bangunan masjid sebesar 14,001 %.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nugraha, Y. K., & Hajar, A. (2023). Pemanfaatan Informasi Geospasial Dasar (IGD) untuk Analisis Penyimpangan Arah Kiblat Bangunan Masjid secara Masal. Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu Dan Aplikasi Teknik, 21(2), 202–214. https://doi.org/10.55893/jt.vol21no2.473

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free