TRADISI PEMBERIAN ADOK/JAJULUK PERKAWINAN ADAT KOMERING DI GUMAWANG KECAMATAN BELITANG

  • Elita F
N/ACitations
Citations of this article
51Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tradisi Pemberian Adok/Jajuluk Perkawinan Adat Komering di Gumawang Kecamatan Belitang. Adapun tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana tata cara dan proses pemberian adok/jajuluk pada perkawinan masyarakat komering di Gumawang. Adapun metode penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengummpulan datanya berdasarkan hasil wawancara serta observasi. Sementara untuk teknik analisis data memakai teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian terdapat ada beberapa tahapan dalam prosesi perkawinan adat ini, dari mulai tahapan sebelum perkawinan (bhupodok, mancikko cawa, pangatu, nyawak, kebayan), tahapan selama perkawinan (mangian, akad, ngusung kebayan, sambutan, pemberian adok/jajuluk), serta tahapan setelah perkawinan (onggokan/jumput gimon, sanjau tedok). Serta makna yang terkandung dalam prosesi pemberian gelar adok/jajuluk perkawinan adat komering di Gumawang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Elita, F. M. (2022). TRADISI PEMBERIAN ADOK/JAJULUK PERKAWINAN ADAT KOMERING DI GUMAWANG KECAMATAN BELITANG. Danadyaksa Historica, 1(2), 151. https://doi.org/10.32502/jdh.v1i2.4249

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free