Abstract
Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi disebabkan Mycobacterium tuberculosis yang paling sering menyerang paru. Gagalnya pengobatan tuberkulosis karena ketidakpatuhan minum obat secara teratur. Kepatuhan pengobatan dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan dorongan petugas kesehatan. World Health Organization (WHO) melaporkan sekitar 10 juta orang di dunia menderita tuberkulosis. Kasus tuberkulosis di Palangka Raya dan kasus tuberkulosis di Puskesmas Pahandut sebesar 53 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien dalam pengobatan tuberkulosis di Puskesmas Pahandut. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan studi Cross Sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive Sampling. Dianalisis menggunakan dengan uji statistik Chi Square. Penelitian dilakukan di Puskesmas Pahandut Pada bulan Oktober-November 2022. Sampel penelitian ini adalah pasien tuberkulosis dalam tahap pengobatan kategori I berusia 17-70 tahun dan tinggal di wilayah kerja Puskesmas Pahandut. Uji statistic menggunakan Chi Square diperoleh bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien dalam pengobatan tuberkulosis dengan p-value 0,017.
Cite
CITATION STYLE
Pratama, D. A., Widiarti, A., Immanuela Toemon, A., Mutiasari, D., & Trinovita, E. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pasien dalam Pengobatan Tuberkulosis di UPT Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Barigas: Jurnal Riset Mahasiswa, 2(1). https://doi.org/10.37304/barigas.v2i1.10444
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.