PEMANFAATAN FUNDAMENTAL SYARIAT DALAM NOVEL KETIKA CINTA BERTASBIH KARYA HABIBURRAHMAN EL-SHIRAZY

  • Muhammad Nawawi M
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Novel Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburrahman El-Shirazy dianggap sebagai novel pop Islami yang terkemuka di Indonesia dan juga mendapat sambutan yang amat menggalakkan daripada peminat-peminat di Malaysia. Ini disebabkan oleh pengamalan moraliti dan nilai-nilai ketanggung jawaban yang diaplikasikan oleh pengkarya ketika menghasilkan novel ini dengan menitik beratkan fundamental Islami antaranya fundamental syariat yang merupakan asas penting kepada pembentukan tasawur Islami yang syumul. Justeru, makalah ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pemanfaatan fundamental syariat yang dilakukan oleh pengarang dalam novel Ketika Cinta Bertasbih. Kajian ini menggunakan reka bentuk analisis kandungan dengan mengaplikasikan pendekatan analisis dokumen sebagai kaedah pengumpulan data yang utama. Hasil kajian ini telah memperlihatkan Habiburrahman selaku pengarang novel ini telah memanfaatkan fundamental syariat melalui pemanfaatan rangka fiksyen yang menepati kerangka hukum hakam yang telah digariskan oleh Islam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad Nawawi, M. A. A. (2016). PEMANFAATAN FUNDAMENTAL SYARIAT DALAM NOVEL KETIKA CINTA BERTASBIH KARYA HABIBURRAHMAN EL-SHIRAZY. UMRAN - International Journal of Islamic and Civilizational Studies (EISSN: 2289-8204), 3(3). https://doi.org/10.11113/umran2016.3n3.88

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free