PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK KULIT BUAH JERUK NIPIS (CITRUSAURANTIFOLIA) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES SP

  • GUSTINA M
  • JUBAIDI J
  • SAFIRA S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
64Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Deman Berdarah Dengue adalah penyakit demam akut yang disebabkan virus dengue yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes.Aedes aegypti dan Aedes albopictus merupakan vector utama penularan penyakit DBD. Pencegahan penyakit DBD dilakukan dengan memutus mata rantai penularan. Insektisida hayati terbukti berpotensi mengendalikan vector. Metode Penelitian: Desain penelitian true eksperimen dengan rancangan Post Test Only With Control Group Design. Hasil: Penelitian menunjukkan presentase rata-rata kematian larva pada konsentrasi 0,30% sebesar 31%, konsentrasi 0,50% sebesar 53%, konsentrasi 0,70% sebesar 74% dan konsentrasi 0,90% sebesar 100%. Hasil Uji One Way Anova diperoleh p-value = 0,000 (p = < 0,05) sehingga dinyatakan ada perbedaan signifikan pada jumlah larva yang mati pada berbagai konsentrasi dan hasil Uji Bonferroni diperoleh konsentrasi yang paling efektif terhadap kematian larva nyamuk Aedes sp pada konsentrasi 0,90%. Saran: Diharapkan penelitian selanjutnya menemukan formulasi kulit buah jeruk nipis yang lebih aplikatif sehingga penggunaannya lebih mudah dimasyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

GUSTINA, M., JUBAIDI, J., SAFIRA, S. A., & YULIANSYAH, A. (2022). PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK KULIT BUAH JERUK NIPIS (CITRUSAURANTIFOLIA) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES SP. Journal of Nursing and Public Health, 10(1), 93–102. https://doi.org/10.37676/jnph.v10i1.2373

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free