Abstract
Bencana merupakan kejadian yang dapat mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang dapat disebabkan oleh faktor alam dan/atau non alam, sehingga timbul korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta, dan dampak psikologis. Penyitas bencana memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mengalami masalah kesehatan fisik dan psikologis. Masalah ini dapat terjadi karena terbatasanya sumber- sumber dukungan sosial, material, dan personal. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk menurunkan Tingkat Stres Pada Remaja Penyintas Bencana serta meningkatkan pengetahuan remaja penyintas bencana dalam melakukan terapi modalitas dan komplementer SEFT.Hasil Pre test dengan menggunakan Kessler Psychological Distress Scale menunjukan bahwa 9 dari 15 remaja mengalami stres ringan dengan skore 20-24, dan setelah diberikan pelatihan SEFT menunjukan 15 orang remaja penyintas bencana dapat melakukan terapi SEFT dengan menerapkan 5 kunci yakni Yakin, Khusyu, Ikhlas, Pasrah dan Syukur, hal ini membuktikan bahwa SEFT ini mempunyai peranan dalam mengatasi berbagai masalah fisik maupun psikologis, terutama untuk penurunan trauma pada korban bencana seperti gempa bumi dan hasil pre test dari kegiatan ini dengan menggunakan alat ukur yang sama yakni Kessler Psychological Distress Scale menunjukan 15 orang remaja rata -rata memperoleh skore dibawah 20 yakni tidak mengalami stress setelah melakukan terapi SEFT.
Cite
CITATION STYLE
Hidayah, N., Seprian, D., Nisma, N., Jamil, N., Wati, K., & Fathudin, Y. (2024). Pendampingan Penerapan Model Terapi Modalitas Dan Komplementer Seft (Spiritual Emotional Freedom Tecnique) Dengan Pendekatan Manajemen Stres. Journal of Comprehensive Science, 3(1), 211–215. https://doi.org/10.59188/jcs.v3i1.604
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.