Penggerak Pembangunan Desa: Optimalisasi Potensi Lokal Melalui KKN Desa Petungsewu

  • Ridla C
  • Benung A
  • Devano A
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Petungsewu bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal desa melalui pendekatan multidisiplin. Program ini dimulai dengan observasi, wawancara, dan survei lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi desa secara mendalam. Implementasi program mencakup pemetaan sosial guna menentukan potensi unggulan desa, sinergi UMKM melalui pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing, serta digitalisasi warisan budaya untuk pelestarian. Selain itu, pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi lokal, dan program peningkatan kreativitas serta produktivitas perempuan bertujuan untuk memberdayakan kelompok ini secara signifikan. Kegiatan juga melibatkan kelas bahasa untuk siswa SD dengan fokus pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris dan Indonesia mereka. KKN berfungsi sebagai jembatan antara dunia akademis dan kebutuhan praktis masyarakat desa. Mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang dipelajari, tetapi juga berkontribusi langsung dalam penyelesaian masalah nyata di lapangan. Di Desa Petungsewu, program ini sangat penting untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal, memanfaatkan potensi desa yang belum optimal, serta mendukung digitalisasi UMKM dan pelestarian budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dan kerjasama antara warga serta pemerintah desa, mendukung pembangunan berkelanjutan. Meski demikian, tantangan keberlanjutan program ke depan memerlukan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah desa, masyarakat, dan institusi pendidikan agar manfaat program dapat terus dirasakan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ridla, C. N., Benung, A. M., & Devano, A. G. (2024). Penggerak Pembangunan Desa: Optimalisasi Potensi Lokal Melalui KKN Desa Petungsewu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(5), 803–815. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2942

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free